Perbedaan Pipa Gas SCH 40 dan sch 80-

Perbedaan Pipa Gas SCH 40 dan sch 80

Perbedaan Pipa Gas Schedule 40 (SCH 40) vs Schedule 80 (SCH 80) pada Instalasi Gas Komersil & Industri

Dalam merancang jaringan instalasi gas komersil (restoran, hotel, katering, hingga dapur industri), pemilihan material pipa merupakan salah satu langkah paling krusial. Mengingat gas LPG maupun LNG memiliki karakteristik rentan terhadap kebocoran dan berada dalam tekanan tertentu, standar teknis material pipa harus memenuhi regulasi keselamatan (K3/NFPA) demi mencegah risiko kebakaran atau ledakan.

Dua jenis pipa carbon steel (baja karbon) tanpa sambungan (seamless) yang paling sering digunakan dalam jaringan distribusi gas adalah Schedule 40 (SCH 40) dan Schedule 80 (SCH 80). Meskipun secara visual dari luar tampak serupa, keduanya memiliki perbedaan signifikan dari aspek spesifikasi teknis, ketahanan tekanan, dan peruntukannya.

1. Memahami Istilah "Schedule" (SCH) pada Pipa Baja

Istilah Schedule (SCH) pada penamaan pipa baja (berdasarkan standar ASME/ANSI B36.10M) mengacu pada ketebalan dinding pipa (wall thickness). Semakin besar angka schedule, semakin tebal dinding pipa tersebut untuk ukuran nominal (Outer Diameter / OD) yang sama. Tebal dinding pipa berpengaruh langsung terhadap kapasitas pipa dalam menahan tekanan (pressure rating) serta ketahanan terhadap benturan fisik dan korosi.

2. Perbedaan Utama SCH 40 vs SCH 80

  • Ketebalan Dinding: Pipa SCH 80 memiliki dinding 30% hingga 50% lebih tebal dibandingkan SCH 40 pada diameter luar yang sama.
  • Kapasitas Tekanan: SCH 40 diperuntukkan bagi tekanan menengah (medium pressure), sedangkan SCH 80 dirancang untuk tekanan tinggi (high pressure).
  • Diameter Dalam (ID): Karena dinding SCH 80 lebih tebal, diameter dalam (ruang alir gas) SCH 80 sedikit lebih kecil dibandingkan SCH 40.
  • Sistem Sambungan: SCH 80 sangat direkomendasikan jika menggunakan sambungan berulir (threaded joint), sedangkan SCH 40 optimal untuk sistem las (welded joint).

Catatan Keselamatan: Untuk jalur suplai utama dari tabung/tanki bertekanan tinggi (stage 1 regulator), penggunaan pipa SCH 80 adalah pilihan standar terbaik demi memenuhi regulasi keselamatan dan mencegah risiko bahaya kebocoran.

3. Kapan Harus Menggunakan SCH 40 atau SCH 80?

Gunakan Pipa SCH 40 jika instalasi berada di dalam ruangan (indoor) terproteksi, menggunakan pengelasan, dan berada pada jalur distribusi tekanan rendah hingga sedang (setelah regulator tahap ke-2).

Gunakan Pipa SCH 80 jika pipa menangani jalur gas bertekanan tinggi langsung dari manifold tabung/bulk tank, dipasang di area terbuka (outdoor), berisiko benturan mekanis, atau menggunakan sistem sambungan berulir.

Butuh Instalasi Pipa Gas Komersil yang Aman & Sesuai Standar?

Percayakan perencanaan, suplai material, dan pengerjaan instalasi pipa gas restoran atau industri Anda kepada tim profesional solusidapurrestoran.com(solusidapurrestoran.com).

Hubungi WhatsApp 081232602788